Posted by: achvan | January 14, 2011

Konfigurasi awal di Slackware

Sebagai seorang newbie Linux, menggunakan distro Slackware memang sangat memusingkan, “installnya saja kelihatan rumit, apalagi pakai-nya yah ? “. Nah, bagaimana kiranya jika anda atau saya yang baru saja menginstall Slackware. Apa-apa sajakah yang harus dilakukan pada distro yang satu ini ?

1. Konfigurasi Runlevel dan Login Konsole

Settingan runlevel default untuk Slackware adalah init 3 (multiuser mode tanpa GDM/KDM/dkk). Agar Grafis-nya muncul silahkan edit file “/etc/inittab” dan set sebagai berikut :

# Default runlevel. (Do not set to 0 or 6)
id:4:initdefault:

Untuk Konsole-nya agar bisa dipakai di runlevel 4 maka set sebagai berikut  (tambahkan angka “4?):

# These are the standard console login getties in multiuser mode:
c1:12345:respawn:/sbin/agetty 38400 tty1 linux
c2:12345:respawn:/sbin/agetty 38400 tty2 linux
c3:12345:respawn:/sbin/agetty 38400 tty3 linux
c4:12345:respawn:/sbin/agetty 38400 tty4 linux
c5:12345:respawn:/sbin/agetty 38400 tty5 linux
c6:12345:respawn:/sbin/agetty 38400 tty6 linux

2. Tambahkan User berserta Home dan Bash Konsole-nya

Penambahan User bisa dilakukan melalui terminal konsole (dengan user “root” pastinya)

root@ahmad:~# adduser

Isi kemudian enter…enter…

3. Konfigurasi Group

Yang dimaksud konfigurasi group disini adalah, settingan yang ada di “/etc/group”. Secara manual, kita harus menambahkan nama user agar bisa menjalankan audio, video, usb, network-card, cdrom, dll.

root@ahmad:~# vi /etc/group

Contoh sebagian isinya adalah sebagai berikut (agar user “ahmad” juga bisa menggunakan aplikasi dan device-device berikut):

audio:x:17:root,ahmad
video:x:18:root,ahmad
cdrom:x:19:root,ahmad
netdev:x:86:root,ahmad
plugdev:x:83:root,ahmad
netdev:x:86:root,ahmad

4. Konfigurasi Xorg

Jika anda merasa ada yang kurang nyaman dengan tampilan X yang baru saja terinstall, maka tak ada salahnya melakukan konfigurasi ulang untuk X-nya.

root@ahmad:~# xorgsetup

5. Konfigurasi Network

PC anda sudah terinstall Slackware dan harus segera diset hostname, ip, dns, dll agar bisa internetan, maka segera lakukan konfigurasi dengan perintah berikut :

root@ahmad:~# netconfig

6. Install Gnome

Pada Umum-nya, seorang pengguna Slackware lebih menyenangi Gnome daripada KDE untuk Slack-Box mereka. Selain ringan, Gnome jg lebih mudah di costumize sesuai selere. Install Gnome atau GSB bisa secara offline (download dulu paketnya baru install) dan bisa juga melalui install online. Jika cara Online yang dipakai, maka saran saya coba gunakan aplikasi slap-get yang bisa di download manual dari repo gsb (biasanya di folder ad, contoh : http://repo.ukdw.ac.id/gsb/gsb-2.30_slackware-13.1/gsb/ad/slapt-get-0.10.2e-i486-1gsb.txz), jangan lupa install dengan “installpkg”. Selebihnya tinggal instalasi GSB melalui slap-get. Baiknya menggunakan repo/mirror gsb lokal, seperti http://repo.ukdw.ac.id. Edit file “/etc/slapt-get/slapt-getrc”, dimana source diarahkan ke server tersebut

SOURCE=http://repo.ukdw.ac.id/gsb/gsb-2.30_slackware-13.1

Add-key dengan “slap-get –add-keys” kemudian Update source-nya dengan “slap-get –update”. Terakhir, install gsb

root@ahmad:~# slapt-get --install gsb-desktop

Selanjutnya apa lagi yang harus dilakukan ?………..

Tinggal ngoprek and googling ! 😀

From my Old Blog : http://alsinji.co.cc

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: